Tag-Archive for » Greeners Society «

Monday, November 16th, 2009 | Author: bangaswi

l-02_greenschoolHari libur tidak menyurutkan langkah Made Mangku Pastika untuk melakukan kegiatan kemasyarakatan. Minggu, 4 Oktober 2009 misalnya, Gubernur Bali ini melakukan kunjungan kerja ke Green School yang berlokasi di Banjar Saren, Desa Sibang Kaja, Abiansemal, Badung. Sekolah ini memang diresmikan olehnya pada Mei 2009 lalu.

John Hardy, pengusaha perak asal Kanada yang juga pendiri Yayasan Kulkul, pengelola sekolah ini, menyambut ramah kedatangan Gubernur beserta rombongan. Kepada Gubernur, John Hardy menjelaskan bahwa ide dasar pembangunan sekolah di atas areal seluas 8 hektar itu adalah untuk menerapkan ajaran Trihita Karana. Oleh karena itu, tidak ada bahan buatan pabrik atau zat kimia yang dipergunakan di sekolah ini. Merokok pun tidak diperkenankan.

Bahan-bahan bangunan dipilih hampir seluruhnya dari bambu. Meja, kursi, rak, dan lemari tempat menyimpan buku yang digunakan sehari-hari oleh anak didik semuanya terbuat dari bambu. Sedangkan atap bangunan dibuat dari ilalang. Melihat hal tersebut, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa memasuki sekolah ini seperti memasuki sebuah kompleks bangunan megah yang semuanya terbuat dari bambu dan ilalang dengan bentuk yang sangat indah dan khas.

more…

Monday, June 22nd, 2009 | Author: bangaswi

l-01_kalpataruUntuk mendorong dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup, pemerintah melalui Kementerian Negara Lingkungan Hidup sejak tahun 1980 memberikan penghargaan lingkungan bernama KALPATARU. Penghargaan diberikan kepada masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok yang telah memberikan sumbangsihnya pada upaya pelestarian fungsi lingkungan. Melalui pemberian insentif ini, diharapkan inisiatif masyarakat dalam melestarikan fungsi lingkungan semakin berkembang, khususnya dalam menanggulangi permasalahan lingkungan di sekitarnya.

KALPATARU berasal dari kata KALPA yang berarti kehidupan dan TARU yang berarti pohon. Secara utuh dimaknai sebagai pohon kehidupan yang mencerminkan tatanan lingkungan yang serasi, selaras, dan seimbang. KALPATARU juga dianggap sebagai pohon penghidupan, yaitu pohon lambang kehidupan yang menggambarkan pengharapan (KBBI, Balai Pustaka). Lambang KALPATARU diadopsi dari relief yang terdapat pada dinding Candi Mendut dan Candi Prambanan yang merefleksikan harmonisasi antara hutan, tanah, air, udara, dan makhluk hidup.

more…

Saturday, May 02nd, 2009 | Author: bangaswi

Sungguh miris mendengar kenyataan bahwa Bandung bukan lagi sebuah kota yang layak huni. Bagaimana tidak, konsep pertama dibangunnya Kota Bandung sebagai kota taman dan peristirahatan untuk 500 ribu penghuninya, ternyata pada tahun ini penghuninya sudah mencapai angka 2,5 juta orang. Belum lagi pada masa weekend atau liburan panjang yang dijamin terjadi peningkatan signifikan karena banyaknya wisatawan yang berduyun-duyun memacetkan lalu lintas kota ini. Sedih rasanya apalagi mendengar kenyataan ini dari mulut Pak Askari yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Beliau membuka acara “Eco-Hotel Rating Workshop” yang diadakan di Carios Lounge Hotel Aston Braga hari Rabu (11/2) mewakili Walikota Bandung Dada Rosada yang tidak dapat hadir. Saya sendiri hadir sebagai perwakilan dari Komunitas Batagor alias Bandung Kota Blogger.

more…